Cara Sukses Melamar Kerja Paling Ampuh
Berikut ini cara sukses agar anda di terima saat melamar kerja. Sukses dalam melamar pekerjaan yang di dambakan adalah impian semua orang, anda juga tentunya. Demi tercapai nya impian tersebut, tentu kita berusaha memperlihatkan penampilan yang terbaik pada diri kita di saat melamar.
Sayang nya tidak semua berjalan dengan mulus sesuai yang kita harapkan. Contohnya adalah apa yang kita anggap sesuai dengan kriteria lolos melamar kerja, ternyata tidak sejalan dengan apa yang jadi pertimbangan maupun keputusan pihak personalia perusahaan selaku pemegang keputusan berkarir di perusahaan yang kita minati.
Disinilah saya akan berbagi kepada anda poin-poin sebagai penentu yang biasa di gagas oleh personalia perusahaan. Dan saya harapkan dengan di beberkannya beberapa poin berikut ini akan membuat anda mempersiapkan diri lebih matang lagi juga lebih efektif dalam melamar kerja.
- Sebagian besar personalia perusahaan memutuskan bila si pelamar kerja sebelumnya telah menganggur sekurang nya 6 bulan, bisa di pastikan sulit diterima kerja, dengan alasan pelamar lain lebih siap dan memiliki peluang lebih dari nya. Siap siap untuk di sisihkan oleh pihak rekrutmen.
- Faktor "koneksi" lebih mempengaruhi kesuksesan perekrutan. Maka, sehebat apapun isi CV yang anda buat, maupun pengalaman kerja Anda. Semua akan ditentukan juga oleh sang koneksi orang dalam perusahaan itu sendiri.
- Sangat disarankan jika anda sedang melamar kerja, untuk mencegah hal- hal yang tak diinginkan misalnya berkas terselip dari lainnya. Maka sebaiknya berikan berkas lamaran kerja kepada orang yang anda kenal, atau langsung berikan kepada manajer personalia nya.
- Banyak yang beranggapan surat lamaran kerja akan di baca satu persatu oleh manajer personalia. Tapi ternyata banyak pihak personalia tidak pernah membaca satu pun surat lamaran kerja.
- Jika anda melamar kerja secara online, sebaiknya pergunakan alamat email yang pantas dan wajar, sebagai contoh alamat email yang tidak pantas adalah pemburucinta@yahoo.com atau partyforever@gmail.com. Karena hal ini akan menjadi salah satu objek penilaian pimpinan personalia. Segeralah ganti dengan yang wajar, dianjurkan memakai nama yang mencakup nama lengkap Anda.
- Jika Anda telah berumur 50 hingga 60 tahun, disarankan jangan menyertakan tahun kelulusan akademik pada CV Anda
- Buatlah resume maksimal 2 halaman, biasanya pihak personalia memulai membaca resume anda dari arah bawah ke atas. Perlu diperhatikan juga Tulis lah lamaran anda yang sewajarnya, tidak terlalu kecil maupun besar ukurannya.
- Biasanya pihak perusahaan akan memanfaatkan teknologi pelacakan terhadap para Calon pegawai yang berfungsi untuk menganalisa CV dengan mengacu pada keyword (kata kunci).Usahakan Anda mengetahui hal ini, agar CV Anda terseleksi dari sistem itu, maka sebaiknya gunakanlah keyword langsung melalui Job Description, lalu gunakan ke dalam CV Anda. Jika keyword makin sesuai, Alhasil Anda bakal makin mendapat keuntungan dengan besarnya peluang CV Anda akan terlihat dan terjaring oleh pihak rekruter.
- Berhubungan dengan cara membuat CV atau Daftar Riwayat Hidup. Memang akan terlihat lebih menarik apabila Anda menyertakan sedikit warna (tulisan yang berwarna-warni) pada CV Anda, tapi sebaiknya hindari hal macam itu karena ternyata tidak sedikit kepala rekrutmen yang menginginkan dokumen kerja Anda berwarna apa adanya saja, tanpa perlu ditambahkan warna-warni guna menjadikannya menarik. Bagi mereka hal itu malah menganggu proses penilaian calon karyawan.
- Pihak perusahaan biasanya akan tabu apabila ada calon kerja yang datang untuk mengikuti tes wawancara kerja lalu berkata "Dapatkah Anda deskripsikan mengenai pekerjaan di tempat ini?" Demi kelancaran proses rekrutmen sebaiknya hal itu janganlah dilontarkan, mengingat pihak perusahaan mengharapkan kandidat kerja agar mencari informasi mengenai jawaban atas pertanyaan tersebut melalui internet. Jadi, inisiatif diri sendiri mengenai hal tersebut.
- Apakah anda sudah punya anak..? dari sekian banyak pimpinan personalia tidak tertarik untuk merekrut calon pegawai yang sudah memiliki anak, jadi mungkin mereka menginginkan SDM yang tak hanya handal dan kompeten dalam melakukan tugasnya, namun juga memiliki fleksibilitas, sebagaimana biasanya dimiliki oleh orang yang masih lajang.
- Apakah fisik gemuk akan sulit mendapatkan kerja.? Ternyata memang benar. Karena pihak pimpinan personalia menilai dengan mengacu pada stereotipe seseorang.